Selasa, 26 Desember 2017

Demi Bayar Utang, Seorang Ibu di Malang Rela Menjual Ginjalnya


PianoQQ - Nasib malang menimpa seorang wanita bernama Ita Diana, warga Temas, Kota Batu, Jawa Timur. Ita rela menjual ginjalnya demi membayar utang kepada koperasi, namun malang, Ita yang dijanjikan mendapatkan Rp 350 juta jika transplantasi ginjal berjalan sukses tersebut kini baru dibayar Rp 74 juta. Kisah Ita pun langsung menjadi perbincangan masyarakat di Tanah Air.

Cerita berawal ketika Ita Diana ditawari donor ginjal untuk seorang pasien RSSA Malang bernama Erwin Susilo pada 25 Februari 2017 silam. Tawaran itu berasal dari seorang dokter di rumah sakit itu. Ada kesepakatan uang sebesar Rp 350 juta yang akan diterima Ita jika transplantasi ginjal sukses.

"Tapi sampai sekarang saya hanya menerima uang sebesar Rp 74 juta. Itu pun uang diberikan secara bertahap," kata Ita di Malang, Kamis, 21 Desember 2017, seperti dikutip dari PianoQQ.Net, Rabu (27/12/2017). Desakan ekonomilah yang membuat Ita berani mengambil jalan tersebut.

Ita yang sedang kebingungan karena harus membayar utang di koperasi sebesar Rp 350 juta memutuskan untuk tinggal di RSSA Malang. Awalnya Ita memang hanya mengunjungi seorang temannya yang dirawat di rumah sakit tersebut, tapi karena kebingungan ia pun memutuskan untuk tinggal di rumah sakit. Kejadian tersebut berlangsung pada Oktober 2016.

"Tak berani pulang karena kepikiran soal utang. Selama di rumah sakit, saya tidur di musala seperti keluarga pasien lainnya," ujar dia. Selama di rumah sakit, Ita pun berbagi kesedihan yang dialaminya dengan banyak orang, termasuk para perawat yang ada di rumah sakit. Para perawat yang bersimpati pun membantu memberi dana sekadarnya.

Lalu ada perawat yang menyarankan Ita ke ruang hemodialisa dan menemui seorang dokter bernama Rifai. "Kata perawat itu biar hidup saya berguna untuk kehidupan orang lain. Saya temui dokter itu sesuai saran perawat," ucap Ita.

Lalu ada perawat yang menyarankan Ita ke ruang hemodialisa dan menemui seorang dokter bernama Rifai. "Kata perawat itu biar hidup saya berguna untuk kehidupan orang lain. Saya temui dokter itu sesuai saran perawat," ucap Ita.


Seorang pasien yang tengah membutuhkan donor ginjal Erwin mengaku akan membantu melunasi semua utang Ita jika Ita mau mendonorkan ginjal untuknya. Sesuai perjanjiannya Ita Diana akan dibayar Rp 350 juta jika transplantasi ginjal berhasil, namun kenyataannya hingga kini ia baru mendapatkan bayaran Rp 74 juta.

"Setelah ada janji melunasi utang itu, saya kemudian dicek kesehatan oleh dokter dan dinyatakan cocok dengan kondisi pasien," ujar Ita. Lima kali Ita menjalani cek kesehatan di rumah sakit tersebut. Sebelum operasi transplantasi ginjal, Ita diinapkan di sebuah penginapan selama seminggu dan diberi uang saku Rp 75 ribu per hari. Namun memang tidak ada perjanjian hitam di atas putih soal janji bantuan melunasi utang itu.

Transplantasi ginjal pun berlangsung pada 25 Februari 2017. Menurut Ita, tak ada surat persetujuan keluarga yang ditandatanganinya untuk donor tersebut. Tapi sebelum operasi berlangsung, dokter membacakan surat yang berisi bila terjadi suatu hal maka itu di luar kewengan rumah sakit. "Saya hanya sekali tandatangan di surat yang dibacakan dokter itu. Salinannya juga tidak saya pegang," kata dia.

Usai operasi tersebut, Ita mengaku diberi obat dan vitamin dari rumah sakit. Sedangkan, pihak pasien memberinya duit sebesar Rp 70 juta. Sisa uang dijanjikan akan diberikan secara bertahap. Namun, Ita harus mendatangi rumah penerima donor ginjal itu untuk menagih janji.

Selama beberapa kali menagih, Ita diberi duit sebesar Rp 2,5 juta dan Rp 1 juta. Seorang dokter lainnya yang terlibat operasi transplantasi ginjal juga membukakan rekening untuk anak Ita. Duit sebesar Rp 500 ribu ditransfer ke rekening untuk kebutuhan pendidikan.

Setelah itu, Ita memang terus mendatangi Erwin untuk menagih janjinya, tapi bukan uang yang didapat, Erwin malah memarahi Ita. "Hanya sekali transfer, setelah itu tak ada lagi. Saya malah dimaki–maki Pak Erwin saat menagih ke rumahnya. Sedangkan dokter itu meminta saya mengikhlaskan donor itu," jelas Ita.


Janji melunasi utang setelah berhasil transplantasi ginjal nyatanya tak dipenuhi oleh Erwin, pasien yang telah menerima ginjal milik Ita Diana tersebut. Akhirnya Ita pun memutuskan untuk meminta bantuan hukum dari konsultan hukum Yassiro Ardhana Rahman. Yassiro mengatakan bahwa ada dugaan transplantasi ginjal dilakukan secara ilegal dan merugikan pendonor. "Ada janji memberikan uang untuk donor ginjal itu, serta tak ada surat persetujuan keluarga pihak pendonor," kata Yassiro.

Lebih jauh Yassiro menjelaskan, ada indikasi pelanggaran pasal 64 UU nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Bahwa, organ tubuh dilarang diperjualbelikan dan hanya diizinkan untuk tujuan kemanusian. "Ada bukti percakapan WhatsApp antara Ita dengan dokter, serta bukti bekas sayatan operasi. Ini bisa dibawa ke ranah hukum," tutur Yassiro.

Sementara itu, perwakilan RS Saiful Anwar, Ajeng Galuh enggan berkomentar saat dikonfirmasi perihal transplantasi ginjal tersebut. Pihak rumah sakit menjanjikan memberikan keterangan resmi dalam waktu dekat. "Hari ini kami sedang ada rapat. Nanti akan ada keterangan resmi dari kami," ujar Ajeng seperti dikutip dari Liputan6.com.

Erwin Susilo, penerima donor ginjal itu sendiri tak mau berkomentar saat ditemui di tempat kerjanya. Ia menyerahkan persoalan itu kepada pihak rumah sakit. "Silakan langsung ke rumah sakit saja," kata Erwin.


Sempat Dianggap Lemot, Pria Ini Justru Berhasil Masuk Harvard


PianoQQ -  Inilah kisah hidup Zou Hongyan yang tidak hanya mengajarkan banyak hal untuk dirinya sendiri, tapi juga bisa menginspirasi orang lain. Tak seperti anak-anak lainnya, Zou melahirkan serang anak yang ternyata malah tak diinginkan oleh suaminya sendiri. Ya, saat masih ada di dalam kandungan, suami Zou sempat memintanya untuk menggugurkan kandungannya.

Dilansir dari PianoQQ, saat masih di dalam kandungan, dokter yang merawat kandungan Zou mengatakan bahwa bayi yang dikandungannya itu akan mengalami otak yang lemah. Sang dokter pun menyarankan agar Zou menggugurkan kandungannya. Mendengar itu tentunya Zou sangat sedih.

Tapi, ternyata kesedihannya semakin bertambah lantaran sang suami juga memintanya untuk menggugurkan kandungannya. Sang suami tak mau jika anak itu lahir, ia malah akan menyusahkan keluarganya. Meskipun begitu, Zou telah memutuskan bahwa ia akan tetap melahirkan anaknya apapun yang terjadi.

Gara-gara Melahirkan Anak yang Spesial, Wanita Ini Ditinggal Suaminya


Ternyata keputusan Zou Hongyan sangat tak disukai oleh suaminya. Dan ternyata suaminya malah memilih pergi meninggalkan ia dan anaknya. Zou dan suaminya pun bercerai. Untuk menghidupi keluarganya, ia pun bekerja di tiga tempat sekaligus. Dan ya, ia tetap membesarkan anak yang dianggap memiliki otak yang lemah itu.

Zou membesarkan anak laki-lakinya sendirian. Meskipun sulit, tapi ia tetap berusaha keras mengajarkan anaknya untuk terus belajar dan belajar. Ia mau sang anak bisa membuktikan kepada dunia, bahwa ia bukanlah anak yang lemot. Siapa yang berusaha, dialah yang akan berhasil, kalimat itu sangat tepat untuk Zou dan anaknya.



Ding Ding, anak laki-lakinya itu membuktikan bahwa ia adalah anak yang cerdas. Anak yang dianggap lemot telah mendapatkan gelar sarjana di Peking University’s Environmental Science and Engineering School pada 2011 lalu. Dan yang lebih membanggakan lagi, bocah yang dibilang lemot itu berhasil masuk salah satu kampus ternama dunia, Harvard.

Perjuangan Luar Biasa Seorang Ibu


Ding Ding sangat tahu bahwa sang ibu adalah orang yang paling berjasa dalam hidupnya. Sang ibu sudah seperti malaikat pelindung yang telah dikirimkan Tuhan olehnya. Dan ia bersyukur lantaran sang ibu tidak memilih untuk menggugurkan kandungannya karena itu artinya ia tak bisa membuktikan kepada dunia bahwa ia juga bisa seperti anak-anak lainnya.

Kisah ibu dan anak ini kini menarik perhatian masyarakat dunia. Kisahnya dinilai dapat menginspirasi banyak orang untuk terus berusaha apapun keadaannya. Jangan pernah menyerah, karena keadaan yang sulit akan berubah kalau kamu mau terus berusaha.


Selasa, 12 Desember 2017

Gores Mobil Mewah Pria Miskin Ini Malah dapat Jackpot

[Bintang] Kakek Tua

PianoQQ - Kamu pasti pernah dengar ungkapan 'kalau rezeki itu nggak kemana' dan nyatanya ungkapan tersebut terbukti bukan cuma kata-kata. Buktinya, ada seorang pria miskin yang sangat beruntung bahwa dirinya mendapatkan rezeki usai mengores sebuah mobil mewah saat mengajak anaknya jalan-jalan.


Melansir laman Insight, pria yang diketahui bernama Qinlong dan berasal dari Liuzhou, Cina ini tengah mengajak anak-anaknya bermain dan tak sengaja menggores sebuah mobil mewah yang berada di dekatnya. Salutnya, usai menggores mobil mewah tersebut, ia tak lari dari tanggungjawab.

[Bintang] Mobil

Qinlong yang seorang pengangguran justru meninggalkan sepucuk surat untuk sang pemilik mobil yang ia selipkan di kaca mobil depan sebagai bentuk tanggungjawabnya. Dalam surat tersebut tertulis bahwa dirinya akan bertanggungjawab atas kerusakan yang disebabkan dan meminta waktu dua sampai tiga bulan karena kini ia hanya memiliki uang 100 Yuan yang jika dirupiahkan sekitar Rp204 ribu. 

"Saya telah menggores mobil Anda dan saya harus membayar kerusakannya. Saya tidak tahu berapa banyak yang bisa saya bayar. Saya pasti akan membayarnya, jadi mohon tunggu sebentar," tulisnya dalam surat.

Kejujuran yang membawa rezeki

[Bintang] Dompet Kosong

Usai menerima surat dari Qinlong, sang pemilik mobil pun menghubungi Qinlong yang meninggalkan kontaknya. Ia mengatakan bahwa kerusakan yang harus dibayar adalah sebesar 1900 Yuan (Rp3,8 juta). Namun karena kejujuran dan ketulusan Qinlong yang ingin bertanggungjawab, pemilik mobil memutuskan agar Qinlong tak perlu melakukan ganti rugi.

Namun, Qinlong masih bersikeras untuk mengganti kerusakan tersebut karena itu mengganggu asas hidupnya. Usai melihat kesungguhan Qinlong, sang pemilik mobil pun tersentuh dan melakukan hal mengejutkan yang justru meminta Qinlong untuk bekerja dengannya.

[Bintang] Yuan

"Karena Anda benar-benar bertekad membayar kerusakan dan saat ini saya membutuhkan banyak pekerja, mengapa Anda tak datang ke perusahaan saya dan bekerja untuk saya ? Saya benar-benar tersentuh dengan kejujuran Anda dan Anda bisa membayar ganti ruginya dengan bekerja dengan saya dan kita bisa menjadi teman," tutur sang pemilik mobil.

Ya, kejujuran Qinlong tentunya membuat siapa pun yang mengetahuinya merasa tersentuh. Saat menggores mobil tersebut Qinlong tengah berada dalam kondisi keuangan yang sulit, di mana bisnisnya bangkrut dan membuatnya hanya memiliki uang 100 Yuan. Orang seperti ini tentu patus dijadikan panutan ya!

Kamis, 07 Desember 2017

Lagi Viral! Ini Video Kakek yang Tega Umpankan Cucunya ke Monyet




SlotQQ.Com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang kakek tengah mengumpankan cucunya sendiri ke seekor monyet kini tengah menghebohkan masyarakat dunia maya. Dalam video tersebut terlihat bocah laki-laki itu teriak kesakitan lantaran kemaluannya digigit oleh seekor monyet, tapi si kakek malah terus memegangi tangan cucunya dan sengaja membiarkan monyet tersebut melukai cucunya.

Diketahui, video amatir berdurasi enam menit yang diunggah oleh pemilik akun Facebook Iku Icha tersebut terjadi di Desa Brambang, Darah Gondang Wetan, Pasuruan, Jawa Timur. Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Rabu (6/12/2017), bocah malang berinisial AZ (5 tahun) tengah dihukum oleh kakek Harun.

Sang kakek menduga bahwa cucunya tersebut telah mengambil uang Rp 50 ribu, sehingga ia pun menghukum cucunya itu dengan membiarkan monyet peliharaan mencakar dan menggigit cucunya. Kakek Harun terlebih dahulu menelanjangi cucunya lalu mendorong cucunya ke arah monyet peliharannya sehingga korban dicakar dan digigit.


Diketahui gara-gara kejadian tersebut AZ mengalami luka parah, sementara kakek Harun sudah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat. Kini pihak kepolisian masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan sejumlah saksi. Jika terbukti bersalah kakek Harun akan dijerat pasal penganiayaan anak di bawah umur dan bisa terancam hukuman pidana, yakni penjara lima tahun.

Sementara itu di dunia maya, netizen mengaku geram melihat kelakuan kakek Harun yang tega menyiksa cucunya dengan mengumpankannya kepada monyet tersebut. “Masih ada sih seorang kakek seperti itu, jahat betul terhadap cucunya. Biar hukum yang bertindak agar si kakek mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya,” tulis Sumiati dalam video bertajuk “Diduga Mencuri Uang, Kakek Umpan Cucunya ke Monyet Liar” di akun Visualdotlive di Vidio.com.

Click In Here To See a Video!

Dibuang dalam Kardus, Bayi Ini Sekarang Jadi Orang Terkenal


SlotQQ.Com - Beberapa tahun yang lalu seorang bayi perempuan berusia satu bulan dimasukkan ke dalam sebuah kotak kardus dan ditinggalkan di dekat stasiun kereta api di Hunan, Cina. Syukurah, seserang yang melihat bayi mungil tersebut langsung membawanya ke panti asuhan di mana dia dirawat hingga akhirnya diadpsi oleh suami-istri yang penuh kasih.

Pasangan suami istri tersebut adalah Chuck dan Kim Walker yang mengaku langsung jatuh cinta ketika melihat bayi perempuan yang kini diberi nama Kenzie. Semua surat-surat pun diurus dan Kenzie pun akhirnya dibawa terbang ke Amerika. Begitu mereka tiba di rumah baru mereka, pasangan tersebut pun menyadari bahwa Kenzie memiliki bakat yang luar biasa.

Dilansir dari Viral4Real, Sabtu (12/2/2017), menurut Kim, Kenzie pertama-tama akan meniru suara dan lagu dengan nada yang sempurna, dan sering kali ia memberikan rangtuanya sebuah “konser mini” kapan pun dia bisa.


“Itu terjadi saat kami baru pulang dari Cina. Jam alarm berbunyi dan McKenzie yang mendengar pun langsung berjalan menuju ke jam tersebut. Alarm itu mengeluarkan bunyi seperti ayam berkokok. Dan dia benar-benar mengejutkan kami dengan menirukan suara ayam berkokok dari jam tersebut dengan nada yang benar-benar tepat,” jelas Kim.

Bayi yang Dibuang dalam Kardus Itu Tak Pernah Sendirian

Meskipun hanya orangtua angkat, namun Kim dan Chuck membesarkan Kenzie layaknya anaknya sendiri. Bukan cuma cinta kasih, tetapi juga dukungan penuh untuk Kenzie. Menjelang usia lima tahun, Kenzie sudah tampil di depan orang banyak. Saat itulah dia mengatakan kepada orangtuanya bahwa dia ingin menjadi seorang penyanyi kenamaan saat dewasa nanti.


Dan dengan bakat yang dimilikinya, Kenzie pun mampu mewujudkan itu semua. Kenzie saat ini sudah tampil menyanyi di mana-mana, termasuk stadion besar di acara olahraga yang paling ditunggu-tunggu tiap tahunnya di Amerika. Sebagai orangtua Chuck dan Kim merasa sangat bangga bisa melihat anak yang mereka cintai bahagia bisa menjadi penyanyi sukses seperti yang diimpikannya.

Kenzie kini juga tengah bekerja sama dengan sebuah organisasi internasional untuk membantu membangun panti asuhan dan berharap nyanyiannya akan menyebarkan kesadaran akan adopsi dan kebutuhan untuk membantu anak yatim piatu di seluruh dunia. Semoga tak ada lagi bayi yang menderita karena dibuang oleh orangtuanya sendiri.